Apa Kabar Angry Birds? (Tulisan 4)

Kasus :

Jakarta – Angry Birds pernah menjadi fenomena. Tapi kini game tersebut sepertinya sudah tidak banyak dimainkan, hal ini terbukti dari pendapatan pembuatnya yang menurun drastis.

Melalui situs resminya Rovio menuliskan pendapatan bersih mereka yang turun hingga 50% dibanding tahun sebelumnya. Di 2013, pembuat Angry Birds itu ‘cuma’ meraih laba sekitar USD 37 juta, atau setara Rp 427 miliar.

Penurunan tersebut diakui Rovio akibat model bisnis mereka yang sudah berubah. Seperti diketahui bahwa seluruh seri Angry Birds kini bersifat freemium, tak seperti versi sebelumnya yang mewajibkan gamer membayar sebelum mencoba, atau gratis tapi dengan ‘bonus’ tayangan iklan.

Di 2013 Rovio juga diperkirakan banyak menghabiskan anggaran untuk varian game Angry Birds yang ternyata kurang populer di pasaran. Entah karena para gamer sudah mulai jenuh, atau karena pesaingan ketat dengan game seri lain seperti tiruan Flappy Birds, Cut The Rope, dan lainnya.

Pun begitu Rovio optimistis bahwa pendapatan mereka akan membaik di tahun mendatang, ini karena Angry Birds tidak hanya hadir sebagai game, tapi juga serial televisi yang memiliki banyak penggemar.

Sedangkan mengenai kondisi di 2013, CFO Rovio, Herkko Soininen, lebih suka menyebutnya sebagai tahun awal berdirinya mereka sebagai produsen animasi raksasa kelas dunia.

“Kami berinvestasi di model bisnis baru, seperti animasi dan video. Kami juga mengubah model bisnis di dalam game dan bekerjasama dengan pasar untuk memberikan lisensi kami,” kata Soininen dalam pernyataannya, yang dikutip detikINET, Rabu (30/4/2014).

Dikutip dari DetikInet 30 April 2014

(http://inet.detik.com/read/2014/04/30/111920/2569564/654/apa-kabar-angry-birds?i992203105)

Analisis Saya :

Angry Birds memang populer sebagai game pada smartphone, cara memainkkannya yang mudah membuat semua orang tertarik untuk memainkannya.

Namun semakin berganti hari, pengguna angry birds menurun. Dikarenakan banyaknya pesaing yang membuat permainan serupa yang lebih menarik. Untuk tetap bertahan, Rovio selaku pembuat game Angry Birds membuat kartun tv serial yang memiliki banyak penggemar. Langkah ini menurut saya juga sangat baik, karena tidak semua pengguna mempunyai waktu untuk bermain game.

Saran saya kepada Rovio, teruslah berinovasi agar pengguna semakin senang dengan inovasi yang diberikan.

Pendapat CFO Rivio :

“Kami berinvestasi di model bisnis baru, seperti animasi dan video. Kami juga mengubah model bisnis di dalam game dan bekerjasama dengan pasar untuk memberikan lisensi kami,” kata Soininen dalam pernyataannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s