Metode Produksi dalam Menghitung Pendapatan Nasional

Tugas ke 3 Teori Organisasi Umum 2 (softskill)  kali ini menceritakan tentang “Metode Produksi dalam Cara Menghitung Pendapatan Nasional” dimana hanya Metode Produksi yang akan saya bahas.

Pendapatan Nasional merupakan jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat dalam suatu negara selama satu tahun penuh.

Metode Penghitungan Pendapatan Nasional

1. Tujuan mempelajari pendapatan nasional :

a. Untuk mengetahui tingkat kemakmuran suatu Negara.

b. Untuk membantu membuat rencana pelaksanaan program pembangunan yang berjangka.

c. Untuk memperoleh taksiran yang akurat nilai barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat dalam satu tahun.

2. Manfaat mempelajari pendapatan nasional

a. Dapat membantu merumuskan kebijakan pemerintah.

b. Mengetahui tentang struktur perekonomian suatu negara.

c. Dapat membandingkan keadaan perekonomian antar negara.

d. Dapat membandingkan keadaan perekonomian dari waktu ke waktu antar daerah atau antar propinsi.

Nah untuk uraian berikut ini, akan dijelaskan mengenai Metode Produksi :

Dengan menggunakan metode produksi ini pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh sector ekonomi  masyarakat dalam periode tertentu. Dan untuk keperluan ini biasanya sektor perekonomian akan dibagi ke dalam beberapa sektor sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan.

Dari setiap sektor ini akan dibagi lagi ke dalam beberapa subsektor. Sektor merupakan bagian dari seluruh perekonomian dan subsektor merupakan bagian kceil dari sektor. Pemecahan perekonomian menjadi sektor dan subsektor ditujukan untuk mengetahui struktur perekonomian dan kerja perekonomian serta hubungan antar bagiannya.

Pengklasifikasian sektor dalam metode produksi ini didasarkan pada lapangan usaha. Klasifikasi sektor dalam metode lain, akan berlainan pula. Yang perlu diingat adalah bahwa di dalam masyarakat modern, produksi selalu terpisah dengan konsumsi. Termasuk pula bahwa proses produksi sendiri terpisah lagi ke dalam bagian yang lebih kecil. Di sini keluaran (output)  perusahaan lain, bisa jadi masukkan (input) bagi perusahaan lain.

Jika setiap proses dilakukan perhitungan, akan berdampak pada terjadinya perhitungan ganda (multiple counting). Artinya, setiap produk minimal akan dihitung sebanyak dua kali. Padahal seharusnya setiap produk harus dihitung sendiri-sendiri pada setiap perusahaan dan dalam setiap sektor. Ini dikarenakan dalam setiap harga suatu produk sudah terkandung biaya produksi yang dikeluarkan untuk menciptakan produk tersebut, yang seharusnya di hitung pada setiap perusahaan dan dalam setiap sektor yang terpisah. Untuk itu, biaya dan harga baku harus dikurangkan dari harga produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan.

Sisa pengurangan ini disebut dengan nilai tambah. Tambahan nilai atau nilai yang ditambahkan merupakan sumbangan sesuatu perusahaan bagi produksi nasional. Dalam perhitungan BPS, nilai tambah inilah yang akan dicatat dalam Pendapatan Nasional dengan menggunakan metode produksi.

Nilai tambah sendiri berbeda artinya dengan keuntungan. Nilai tambah adalah nilai produksi barang akhir yang dikurangi dengan biaya bahan mentah. Di dalam nilai tambah ini terdapat keuntungan sebagai balas jasa faktor pengusaha.

Contoh : Harga Kain = Rp 20.000, Benang = Rp 5.000

Nilai tambah = Harga Kain – Harga Benang

= 20000 – 5000

= 15000

Jadi nilai tambahnya = Rp 15.000

Sementara itu, keuntungan diartikan sebagai nilai produksi barang akhir atau bisa disebut dengan hasil penjualan barang akhir dikurangankan dengan biaya produksi. Biaya produksi ini meliputi bahan mentah, biaya sewa, upah, bunga maupun biaya lain yang terlibat dalam proses produksi sebuah barang.

Dengan memahami nilai tambah, maka kita bisa mulai memahami yang disebut dengan Produk Nasional Bruto (Gross National Product). GNP merupakan semua penjumlahan dari semua barang dan jasa akhir atau semua nilai tambah yang dihasilkan oleh warga negara suatu negara pada jangka waktu tertentu.

Rumus dari Metode Produksi yakni  :

Y = [(P1 X Q1) + (P2 X Q2) + ……. + (Pn X Qn)]

P : Price (Harga)

Q : Quantity (Jumlah)

Demikianlah uraian singkat mengenai Metode Produksi dalam Menghitung Pendapatan Nasional.

Referensi :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s