2.PENDUDUK DAN KEBUDAYAAN

Penduduk di Indonesia kurang lebih adalah 220 juta jiwa, merupakan Negara yang paling banyak jumlah penduduknya. Semakin banyak jumlah penduduk pada suatu Negara, maka akan semakin tinggi tingkat masalah sosialnya. Cara menghitung kepadatan penduduk adalah dengan membagi jumlah penduduk dengan luas area wilayah tersebut.

Piramida penduduk

Distribusi usia dan jenis kelamin penduduk dalam negara atau wilayah tertentu dapat digambarkan dengan suatu piramida penduduk. Grafik ini berbentuk segitiga, dimana jumlah penduduk pada sumbu X, sedang kelompok usia (cohort) pada sumbu Y. Penduduk lak-laki ditunjukkan pada bagian kiri sumbu vertikal, sedang penduduk perempuan di bagian kanan.

Piramida penduduk menggambarkan perkembangan penduduk dalam kurun waktu tertentu. Negara atau daerah dengan angka kematian bayi yang rendah dan memiliki usia harapan hidup tinggi, bentuk piramida penduduknya hampir menyerupai kotak, karena mayoritas penduduknya hidup hingga usia tua. Sebaliknya yang memiliki angka kematian bayi tinggi dan usia harapan hidup rendah, piramida penduduknya berbentuk menyerupai genta (lebar di tengah), yang menggambarkan tingginya angka kematian bayi dan tingginya risiko kematian.

Banyaknya kematian yang dikelompokkan menurut jenis kelamin tertentu per seribu penduduk dalam jenis kelamin yang sama.

Angka kematian khusus perempuan : jumlah kematian perempuan perseribu perempuan pada pertengahan tahun.

Angka kematian khusus laki-laki : jumlah kematian laki-laki per seribu pria pada pertengahan tahun.

ANGKA KEMATIAN KASAR (CDR)

(CRUDE DEATH RATE) banyaknya kematian per 1000 penduduk dalam satu tahun di wilayah tertentu. Angka kematian kasar merupakan ratio kematian selama satu tahun dengan jumlah penduduk pertengahan tahun, angka ini merupakan bentuk angka kematian yang paling kasar dibandingkan dengan angka kematian untuk seluruh penduduk tanpa membedakan karakteristik penduduk yang bersangkutan, misal: jenis kelamin

Program transmigrasi merupakan program dengan memindahkan suatu penduduk dari satu tempat ke tempat yang lain. Program ini berguna untuk mengatasi kepadatan penduduk. Karena menurut aku, dimana suatu tempat memiliki banyak penduduk maka akan semakin banyak maslah yang harus ditangani. Misalnya masalah kesehatan, pendidikan, atau masalah tanah. Maka program ini diadakan untuk memindahkan suatu tempat yang padat penduduknya ke tempat yang jarang penduduknya.

PENDUDUK DAN KEBUDAYAAN 

Penduduk itu adalah seseorang atau sekelompok orang yang menempati suatu wilayah tertentu. Masalah-masalah kependudukan dijelaskan dalam ilmu demografi, dalam aspek sosiologi, ekonomi, dan geografinya.

Kebudayaan itu sendiri adalah suatu kebiasaan yang dilakukan oleh sekumpulan manusia atau masyarakat pada daerah tertentu. Maka tak akan ada kebudayaan bila manusia dan masyarakat tidak ada. Dan sebaliknya, dimana ada manusia dan masyarakat maka disana pasti ada sebuah kebudayaan.

sumber : klik disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s